jika anak,
Dibesarkan dengan Celaan – maka dia belajar Memaki
jika anak,
Dibesarkan dengan Permusuhan – maka dia belajar Berkelahi
jika anak,
Dibesarkan dengan Cemoohan – maka dia belajar Rendah Diri
jika anak,
Dibesarkan dengan Penghinaan – maka dia belajar Menyesali Diri
jika anak,
Dibesarkan dengan Toleransi – maka dia belajar Menahan Diri
jika anak,
Dibesarkan dengan Motivasi – maka dia belajar Percaya Diri
jika anak,
Dibesarkan dengan Sebaik-baik Perlakuan – maka dia belajar KEADILAN
jika anak,
Dibesarkan dengan KASIH SAYANG dan PERSAHABATAN
maka dia belajar MENEMUKAN CINTA DALAM KEHIDUPAN







7 comments
Comments feed for this article
Agustus 2, 2007 pada 1:14 pm
shinobigatakutmati
*angguk angguk*
benar ^ ^
Agustus 2, 2007 pada 2:01 pm
Persiapan
Mungkin anda tertarik untuk bergabung – berpartisipasi dan berkontribusi
Anda termasuk ahlinya!
Ditunggu – Merdeka
Agustus 3, 2007 pada 5:02 pm
mathematicse
Jika anak tak ada yang “membesarkan” bagaimana?
Agustus 6, 2007 pada 3:03 am
saRe'
benar!! benarr!!!
@ mathematise
saat itu, anak itu akan meraba raba dan mencari hal-hal baru sendirian,.
mungkin lho
Agustus 7, 2007 pada 5:15 pm
kurtubi
hmmm jadinya bnyak pilihan ternyata untuk mendidik seorang anak… mau jadi superman, supergirl atau superior… heheh
great posting…
Agustus 9, 2007 pada 1:58 pm
blog.id
Do’a yg bagus!
Sebagai Peblog Indonesia, menulis memberitahukan informasi yang sangat berguna kepada khalayak sudah dilakukan. Penting bagi kita untuk berbuat sesuatu yang nyata di Negara Republik Indonesia ini!
Agustus 18, 2007 pada 2:36 am
munggur
jika. dan hanya jika.
masih ada jutaan yang tak mengalami masa kanak-kanak yang penuh kegembiraan.
jika…